
Piala Dunia FIFA 2014 adalah Piala Dunia FIFA ke-20, turnamen sepak bola internasional yang akan diadakan pada tahun 2014 di Brasil.
Ini adalah kedua kalinya Brasil menyelenggarakan turnamen ini (setelah 1950), Brasil akan menjadi negara kelima yang pernah menyeleggarai Piala Dunia FIFA World Cup lebih dari satu kali, setelah Meksiko, Italia, Perancis dan Jerman. Turnamen ini juga merupakan Piala Dunia FIFA pertama yang diselenggarakan di Amerika Selatan sejak Argentina 1978. Sebelumnya tidak ada negara Amerika Selatan yang menyelenggarakan Piala Dunia FIFA lebih dari satu kali.
Tim sepak bola nasional dari 31 negara telah lolos melalui persaingan kualifikasi yang
dimulai pada bulan Juni 2011 untuk ikut berpartisipasi dengan negara
tuan rumah Brasil di saat final turnamen. Sebanyak 64 pertandingan akan
dimainkan di dua belas kota di Brazil baik stadion baru atau yang
dibangun ulang, dengan turnamen yang dimulai dengan babak penyisihan
grup. Untuk pertama kalinya di Final Piala Dunia, pertandingan akan
menggunakan teknologi garis gawang.
Spanyol merupakan juara bertahan, setelah mengalahkan Belanda 1–0 pada Final Piala Dunia 2010 untuk
memenangkan gelar Dunia pertamanya. Sebelumnya empat Piala Dunia yang
digelar di Amerika Selatan, semuanya dimenangkan oleh tim Amerika
Selatan.
Pada tanggal 7 Maret 2003, FIFA mengumumkan
bahwa turnamen ini akan diadakan di Amerika Selatan untuk yang pertama
kali sejak Argentina menyelenggarakan turnamen Piala Dunia FIFA tahun 1978,
sejalan dengan kebijakan rotasi hak untuk menjadi tuan rumah Piala
Dunia antara konfederasi yang berbeda. Pada tanggal 3 Juni 2003, CONMEBOL mengumumkan bahwa Argentina, Brasil, dan Kolombia mau menjadi penyeleggara Piala Dunia 2014. Pada tanggal 17 Maret 2004, asosiasi CONMEBOL telah memilih bahwa telah sepakat untuk mengadopsi Brasil sebagai calon tunggal mereka.
Brasil secara resmi mendeklarasikan penawaran mereka pada bulan Desember 2006 dan diikuti Kolombia beberapa
hari kemudian. Penawaran Argentina tidak pernah terwujud. Pada tanggal
11 April 2007, Kolombia menarik diri dari dari pemilihan tuan rumah, Francisco Santos Calderón wakil president Kolombia mengumumkan bahwa Kolombia malah akan menjadi tuan rumah Piala
Dunia U-20 FIFA 2011. Dengan keputusan itu, Brasil menjadi kandidat
resmi tunggal untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Brasil memengankan hak untuk menjadi tuan rumah pertandingan pada tanggal 30 Oktober 2007 sebagai negara satu-satunya yang memasuki penawaran.
Pengundian babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 2014 berlangsung di Marina da Glória di Rio de Janeiro pada tanggal 30 Juli 2011. Selaku tuan rumah penyelenggara, Brasil melaju ke putaran final secara otomatis.
203 dari 208 Tim nasional FIFA ikut
serta dalam tahap kualifikasi, yang dimulai pada 15 Juni 2011 dan
berakhir pada 20 November 2013. 24 dari 32 kualifikasi, juga lolos di turnamen sebelumnya. Untuk Wilayah OFC tidak memiliki perwakilan di Final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 2002.
Pada tanggal 3 Maret 2011 FIFA memutuskan untuk mendistribusikan tempat di putaran final
- Eropa (UEFA) - 13 tempat
- Asia (AFC) - 4 atau 5 tempat
- Africa (CAF) - 5 tempat
- Amerika Utara dan Tengah, Karibia (CONCACAF) - 3 atau 4 tempat
- Amerika Selatan (CONMEBOL) - 4 atau 5 tempat (+ Brasil yang terkualifikasi secara otomatis sebagai tuan rumah, total menjadi 6 tempat)
- Oseania (OFC) - 0 atau 1 tempat.
Tim peserta
Tim
|
Cara lolos
|
Tanggal
lolos
|
Penampilan di
putaran final (ke-)
|
Penampilan
terakhir
|
Penampilan
terbaik
|
Peringkat
FIFA
|
|---|---|---|---|---|---|---|
Tuan rumah
|
30 Oktober 2007
|
20
|
2010
|
Pemenang (1958, 1962, 1970, 1994,2002)
|
11
| |
Juara Grup B Babak Keempat Zona Asia
|
4 Juni 2013
|
5
|
2010
|
Babak 16 besar (2002, 2010)
|
44
| |
Peringkat kedua Grup B Babak Keempat Zona Asia
|
18 Juni 2013
|
4
|
2010
|
Babak 16 besar (2006)
|
57
| |
Juara Grup A Babak Keempat Zona Asia
|
18 Juni 2013
|
4
|
2006
|
Babak grup (1978, 1998, 2006)
|
49
| |
Peringkat kedua Grup A Babak Keempat Zona Asia
|
18 Juni 2013
|
9
|
2010
|
Peringkat keempat (2002)
|
56
| |
Juara Grup D Zona Eropa
|
10 September 2013
|
10
|
2010
|
Peringkat kedua (1974, 1978, 2010)
|
8
| |
Juara Grup B Zona Eropa
|
10 September 2013
|
18
|
2010
|
Pemenang (1934, 1938, 1982, 2006)
|
9
| |
Juara Babak Keempat Zona CONCACAF
|
10 September 2013
|
10
|
2010
|
Peringkat ketiga (1930)
|
31
| |
Peringkat kedua Zona CONCACAF
|
10 September 2013
|
4
|
2006
|
Babak 16 besar (1990)
|
13
| |
Juara Zona CONMEBOL
|
10 September 2013
|
16
|
2010
|
Pemenang (1978, 1986)
|
3
| |
Juara Grup A Zona Eropa
|
11 Oktober 2013
|
12
|
2002
|
Peringkat keempat (1986)
|
5
| |
Juara Grup E Zona Eropa
|
11 Oktober 2013
|
10
|
2010
|
Perempat final (1934, 1938, 1954)
|
7
| |
Juara Grup C Zona Eropa
|
11 Oktober 2013
|
18
|
2010
|
Pemenang (1954, 1974, 1990)
|
2
| |
Peringkat kedua Zona CONMEBOL
|
11 Oktober 2013
|
5
|
1998
|
Babak 16 besar (1990)
|
4
| |
Juara Grup F Zona Eropa
|
15 Oktober 2013
|
10b
|
2002
|
Peringkat keempat (1966)
|
19
| |
Juara Grup G Zona Eropa
|
15 Oktober 2013
|
1
|
Belum pernah
|
16
| ||
Juara Grup H Zona Eropa
|
15 Oktober 2013
|
14
|
2010
|
Pemenang (1966)
|
10
| |
Juara Grup I Zona Eropa
|
15 Oktober 2013
|
14
|
2010
|
Pemenang (2010)
|
1
| |
Peringkat ketiga Zona CONMEBOL
|
15 Oktober 2013
|
9
|
2010
|
Peringkat ketiga (1962)
|
12
| |
Peringkat keempat Zona CONMEBOL
|
15 Oktober 2013
|
3
|
2006
|
Babak 16 besar (2006)
|
22
| |
Peringkat ketiga Zona CONCACAF
|
15 Oktober 2013
|
3
|
2010
|
Babak grup (1982, 2010)
|
34
| |
Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika
|
16 November 2013
|
5
|
2010
|
Babak 16 besar (1994, 1998)
|
33
| |
Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika
|
16 November 2013
|
3
|
2010
|
Babak grup (2006, 2010)
|
17
| |
Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika
|
17 November 2013
|
7
|
2010
|
Perempat final (1990)
|
59
| |
Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika
|
19 November 2013
|
3
|
2010
|
Perempat final (2010)
|
23
| |
Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika
|
19 November 2013
|
4
|
2010
|
Babak grup (1982, 2006, 2010)
|
32
| |
Pemenang Play-off Zona Eropa
|
19 November 2013
|
4
|
2006
|
Peringkat ketiga (1998)
|
15
| |
Pemenang Play-off Zona Eropa
|
19 November 2013
|
3
|
2010
|
Babak grup (1994, 2010)
|
18
| |
Pemenang Play-off Zona Eropa
|
19 November 2013
|
6
|
2010
|
Peringkat ketiga (1966)
|
14
| |
Pemenang Play-off Zona Eropa
|
19 November 2013
|
14
|
2010
|
Pemenang (1998)
|
21
| |
Pemenang Play-off Interkonfederasi
|
20 November 2013
|
15
|
2010
|
Perempat final (1970, 1986)
|
24
| |
Pemenang Play-off Interkonfederasi
|
20 November 2013
|
12
|
2010
|
Pemenang (1930, 1950)
|
6
|
- Catatan
Tempat penyelenggaraa
Delapan belas lokasi menunjukkan minat untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia: Belém, Belo Horizonte, Brasília, Campo Grande, Cuiabá, Curitiba, Florianópolis, Fortaleza, Goiânia, Maceió,Manaus, Natal, Porto Alegre, Recife, Rio Branco, Rio de Janeiro, Salvador dan São Paulo. Maceió mengundurkan diri pada Januari 2009.
Menurut
kebiasaan FIFA saat ini, tidak ada lebih dari satu kota dapat
menggunakan dua stadion, dan jumlah kota-kota tuan rumah terbatas dari
antara delapan ke sepuluh kota. Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) meminta izin untuk memakai 12 kota menyelenggarakan Piala Dunia. Pada tanggal 26 Desember 2008, FIFA memberikan izin kepada rencana CBF untuk menggunakan 12 kota.
Bahkan sebelum 12 kota tuan rumah dipilih, ada sedikit keraguan bahwa tempat yang dipilih untuk pertandingan final akan menjadi Maracanã di kota Rio
de Janeiro, yang juga menjadi tuan rumahpertandingan penentuan Piala
Dunia FIFA 1950. semulanya niat CBF adalah untuk menyelenggarakan
pertandingan pembukaan di Estádio do Morumbi di São
Paulo, kota terbesar di Brasil. Akan tetapi, pada tanggal 14 Juni 2010
stadion itu dikeluarkan dari salah satu stadion tuan rumah turnamen
karena kegagalan untuk memberikan jaminan keuangan untuk perbaikan
diperlukan untuk memiliki sebagai sebuah tempat yang memenuhi syarat. Pada akhir Agustus 2010, CBF mengumumkan bahwa pertandingan pembukaan akan diadakan di Arena Corinthians di
kota São Paulo dan meskipun stadion ini awalnya dirancang untuk
memiliki kapasitas 48.000 kursi, proyek telah diubah untuk meningkatkan
ke setidaknya 65.000 untuk membuatnya memnuhi syarat untuk pertandingan
pembukaan.
12 kota tuan rumah untuk Piala Dunia FIFA 2014 diumumkan pada tanggal 31 Mei 2009. Belém, Campo Grande, Florianópolis, Goiânia dan Rio Branco ditolak.
Setengah dari kota-kota tuan rumah yang dipilih akan memiliki permainan
mereka di tempat-tempat baru yang dibangun khusus untuk Piala Dunia,
sementara stadion lainnya direnovasi.
Dilaporkan US$3.47 milyar telah dihabiskan untuk proyek stadion. Lima
dari kota-kota tuan rumah yang dipilih memiliki tempat-tempat dengan
merek baru yang dibangun khusus untuk Piala Dunia, sedangkan Stadion Nasional Mané Garrincha di ibukota Brasilia dihancurkan dan dibangun kembali, dan enam sisanya sedang banyak direnovasi. Stadion Maracanã di
Rio de Janeiro, sudah memegang rekor kehadiran (199,854) untuk
pertandingan Final Piala Dunia FIFA, yang merupakan terbesar dari
stadion dan akan menggelar final. CBF awalnya ditujukan untuk menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan di São Paulo pada Stadion Morumbi tetapi dicoret pada tahun 2010 dan digantikan oleh Arena Corinthians setelah gagal untuk memberikan jaminan keuangan untuk perbaikan yang diperlukan.
Stadion baru pertama, Castelão, di Fortaleza, mulai beroperasi pada Januari 2013. Menurut Joe Leahy dari Financial Times,
pekerjaan di Castelão, "bisa menjadi contoh bagi pekerjaan umum olah
raga lainnya", sejak proyek tersebut "datang dalam anggaran lebih murah
per kursi" dibandingkan dengan stadion Maracanã di Rio. Enam dari tempat yang disediakan sedang digunakan selama Piala Konfederasi FIFA 2013. Penyelesaian
Arena Corinthians telah terhalang oleh runtuhnya derek yang fatal pada
bulan November 2013 yang menghancurkan bagian dari stadion dan
menewaskan dua pekerja konstruksi.
Pada 22 Januari 2014, sekretaris jendral FIFA Jerome Valcke mengunjungi situs Arena da Baixada di
Curitiba dan menyatakan bahwa kota itu dapat dicoret sebagai kota tuan
rumah Piala Dunia jika kemajuan yang memadai dalam renovasi arena itu
tidak ditunjukkan pada tanggal 18 Februari.
Rio de Janeiro, RJ
|
Brasília, DF
|
São Paulo, SP
|
Fortaleza, CE
|
|---|---|---|---|
Estádio do Maracanã
|
Estádio Nacional Mané Garrincha
|
Arena Corinthians
|
Estádio Castelão
|
22°54′43,8″LU 43°13′48,59″BT
|
15°47′0,6″LU 47°53′56,99″BT
|
23°32′43,91″LU 46°28′24,14″BT
|
3°48′26,16″LU 38°31′20,93″BT
|
Kapasitas: 76,935
(direnovasi)
|
Kapasitas: 70,042
(stadion baru)
|
Kapasitas: 68,000
(stadion baru)
Perkembangan pembangunan: 94% |
Kapasitas: 64,846
(direnovasi)
|
Belo Horizonte, MG
|
Porto Alegre, RS
| ||
Estádio Mineirão
|
Stadion Beira-Rio
| ||
19°51′57″LU 43°58′15″BT
|
30°3′56,21″LU 51°14′9,91″BT
| ||
Kapasitas: 62,547
(direnovasi)
|
Kapasitas: 51,300
(direnovasi)
| ||
Salvador, BA
|
Recife, PE
| ||
Arena Fonte Nova
|
Arena Pernambuco
| ||
12°58′43″LU 38°30′15″BT
|
8°2′24″LU 35°0′29″BT
| ||
Kapasitas: 56,000
(direnovasi)
|
Kapasitas: 46,154
(stadion baru)
| ||
Cuiabá, MT
|
Manaus, AM
|
Natal, RN
|
Curitiba, PR
|
Arena Pantanal
|
Arena Amazônia
|
Arena das Dunas
|
Arena da Baixada
|
15°36′11″LU 56°7′14″BT
|
3°4′59″LU 60°1′41″BT
|
5°49′44,18″LU 35°12′49,91″BT
|
25°26′54″LU 49°16′37″BT
|
Kapasitas: 42,968
(stadion baru)
Perkembangan pembangunan: 87%[36]
|
Kapasitas: 42,374
(stadion baru)
Perkembangan pembangunan: 92.83%[37]
|
Kapasitas: 42,086
(stadion baru)
|
Kapasitas: 43,981
(direnovasi)
Perkembangan pembangunan: 85.5%
|
Pengundian akhir
32
tim peserta dimasukkan ke dalam delapan kelompok penyisihan grup. Dalam
persiapan, tim yang dibagi dalam empat pot dengan tujuh tim peringkat
tertinggi bergabung bersama negara tuan rumah Brasil di pot unggulan. Seperti
turnamen sebelumnya, FIFA diarahkan untuk membuat grup dengan pembagian
maksimal dan Oleh karena itu tim yang tidak masuk dalam daftar unggulan
dimasukkan ke dalam pot berdasarkan berbagai pertimbangan geografis.
Pot 1 (Unggulan)
|
Pot 2 (Afrika & Amerika Selatan)
|
Pot 3 (Asia & Am,rika Utara)
|
Pot 4 (Eropa)
|
|---|---|---|---|
Hasil pengundian untuk Piala Dunia 2014 diadakan di Costa do Sauípe Resort, Mata de São João di Bahia pada 6 Desember 2013. Acara ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke dan nyonya rumah Brasil Fernanda Lima dengan bola yang diundi oleh mantan pemain sebagai perwakilan negara yang memenangi Piala Dunia masa lalu seperti: Cafu, Fabio Cannavaro,Alcides Ghiggia, Fernando Hierro, Geoff Hurst, Mario Kempes, Lothar Matthäus dan Zinedine Zidane. Tidak ada tim dari konfederasi yang sama diperbolehkan untuk dikelompokkan bersama dengan pengecualian anggota UEFA, dimana hanya diberi batas maksimal dua.
Wasit
Pertandingan resmi
Pada Maret 2013, FIFA menerbitkan daftar 52 calon wasit, yang masing-masing dipasangkan dengan dua asisten wasit, dari seluruh enam konfederasi sepak bola untuk turnamen. Pada
14 Januari 2014, Komite Wasit FIFA menunjuk 25 trio wasit dan delapan
dukungan duos yang mewakili 43 negara yang berbeda untuk turnamen.
Konfederasi
|
Wasit
|
Asisten
|
|---|---|---|
Ravshan Irmatov (Uzbekistan)
|
Abdukhamidullo Rasulov (Uzbekistan)
Bahadyr Kochkarov (Kyrgyzstan)
| |
Yuichi Nishimura (Jepang)
|
Toru Sagara (Jepang)
Toshiyuki Nagi (Jepang)
| |
Nawaf Shukralla (Bahrain)
|
Yaser Tulefat (Bahrain)
Ebrahim Saleh (Bahrain)
| |
Ben Williams (Australia)
|
Matthew Cream (Australia)
Hakan Anaz (Australia)
| |
Noumandiez Doué (Pantai Gading)
|
Songuifolo Yeo (Ivory Coast)
Jean-Claude Birumushahu (Burundi)
| |
Bakary Gassama (Gambia)
|
Evarist Menkouande (Kamerun)
Félicien Kabanda (Rwanda)
| |
Djamel Haimoudi (Aljazair)
|
Abdelhalk Etchiali (Aljazair)
Redouane Achik (Maroko)
| |
Joel Aguilar (El Salvador)
|
William Torres (El Salvador)
Juan Zumba (El Salvador)
| |
Mark Geiger (Amerika Serikat)
|
Mark Hurd (Amerika Serikat)
Joe Fletcher (Kanada)
| |
Marco Rodríguez (Meksiko)
|
Marvin Torrentera (Meksiko)
Marcos Quintero (Meksiko)
| |
Néstor Pitana (Argentina)
|
Hernán Maidana (Argentina)
Juan Pablo Belatti (Argentina)
| |
Sandro Ricci (Brasil)
|
Emerson De Carvalho (Brasil)
Marcelo Van Gasse (Brasil)
| |
Enrique Osses (Chili)
|
Carlos Astroza (Chili)
Sergio Román (Chili)
| |
Wilmar Roldán (Kolombia)
|
Humberto Clavijo (Kolombia)
Eduardo Díaz (Kolombia)
| |
Carlos Vera (Ekuador)
|
Christian Lescano (Ekuador)
Byron Romero (Ekuador)
| |
Peter O'Leary (Selandia Baru)
|
Jan-Hendrik Hintz (Selandia Baru)
Ravinesh Kumar (Fiji)
| |
Felix Brych (Jerman)
|
Stefan Lupp (Jerman)
Mark Borsch (Jerman)
| |
Cüneyt Çakır (Turki)
|
Bahattin Duran (Turki)
Tarık Ongun (Turki)
| |
Jonas Eriksson (Swedia)
|
Mathias Clasenius (Swedia)
Daniel Wärnmark (Swedia)
| |
Björn Kuipers (Belanda)
|
Sander van Roekel (Belanda)
Erwin Zeinstra (Belanda)
| |
Milorad Mažić (Serbia)
|
Milovan Ristić (Serbia)
Dalibor Djurdjević (Serbia)
| |
Pedro Proença (Portugal)
|
Bertino Miranda (Portugal)
Tiago Trigo (Portugal)
| |
Nicola Rizzoli (Italia)
|
Renato Faverani (Italia)
Andrea Stefani (Italia)
| |
Carlos Velasco Carballo (Spanyol)
|
Roberto Alonso Fernández (Spanyol)
Juan Carlos Yuste Jiménez (Spanyol)
| |
Howard Webb (Inggris)
|
Mike Mullarkey (Inggris)
Darren Cann (Inggris)
|
Konfederasi
|
Dukungan wasit
|
Dukungan asisten
|
|---|---|---|
Alireza Faghani (Iran)
|
Hassan Kamranifar (Iran)
| |
Néant Alioum (Kamerun)
|
Djibril Camara (Senegal)
| |
Daniel Bennett (South Africa)
|
Aden Marwa (Kenya)
| |
Roberto Moreno (Panama)
|
Eric Boria (Amerika Serikat)
| |
Walter López (Guatemala)
|
Leonel Leal (Kosta Rika)
| |
Víctor Hugo Carrillo (Peru)
|
Rodney Aquino (Paraguay)
| |
Norbert Hauata (Tahiti)
|
Mark Rule (Selandia Baru)
| |
Svein Oddvar Moen (Norwegia)
|
Kim Haglund (Norwegia)
|
Teknologi garis gawang
Untuk pertama kalinya di Final Piala Dunia, para petugas akan dibantu oleh teknologi garis gawang. Pada tahun 2012 IFAB menyetujui penggunaan teknologi tersebut. Ini adalah kompetisi FIFA keempat untuk menggunakan teknologi setelah melakukan percobaan dan sukses pada Piala Dunia Antarklub 2012, Piala Dunia Antarklub 2013 dan Piala Konfederasi 2013. Perusahaan GoalControl Jerman terpilih sebagai penyedia teknologi garis gawang resmi turnamen pada Oktober 2013.
Vanishing spray
Setelah uji coba sukses di Piala Dunia U-20 FIFA 2013, Piala Dunia U-17 FIFA 2013 dan Piala Dunia Antarklub FIFA 2013, FIFA menyetujui vanishing spray yang
akan digunakan oleh wasit untuk pertama kalinya di Final Piala Dunia.
Semprotan berbasis air, akan menghilang dalam satu menit setelah
digunakan dan juga untuk menandai garis sepuluh meter untuk tim bertahan
saat melakukan tendangan bebas dan juga untuk memutuskan di mana bola
harus ditempatkan untuk tendangan bebas.
Skuat
Skuat
setiap tim pada Piala Dunia FIFA 2014 terdiri dari 23 pemain (tiga
diantaranya adalah kiper). Setiap tim yang berpartisipasi harus
mengkonfirmasi skuat terakhir mereka selambat-lambatnya 10 hari sebelum
dimulainya turnamen. Tim diperbolehkan untuk membuat pengganti jika ada
pemain yang mengalami cedera, setiap saat hingga 24 jam sebelum
pertandingan pertama mereka.
Skorsing dan disiplin
Pemain
akan mendapatkan skors untuk pertandingan pertama mereka jika terdapat
pelanggaran. Sesuai dengan pertimbangan kedisiplinan FIFA, penskorsan
dapat diperpanjang lebih dari satu pertandingan, dan salah satu pemain
akan dihilangkan dari skuat tim nasional. Penskorsan tersebut akan tetap
dipertimbangkan pada saat turnamen pertandingan.
Fredy Guarín: dikeluarkan dari lapangan saat melawan Paraguay, pelanggaran (kartu kuning ganda), 15 Oktober 2013
Mario Mandžukić: dikeluarkan dari lapangan saat melawan Islandia, pelanggaran serius, 19 November 2013
Josip Šimunić: disanksi 10 pertandingan, saat melawan Islandia dianggap melakukan diskriminasi. Šimunić dipastikan tidak akan tampil di putaran final Piala Dunia 2014.
Pertandingan
Babak penyisihan grup
Juara dan juara kedua dari setiap grup melaju ke babak 16 besar. Peringkat setiap tim pada setiap grup ditentukan dengan urutan sebagai berikut:
- poin terbesar pada seluruh pertandingan babak penyisihan grup;
- selisih gol terbesar pada seluruh pertandingan babak penyisihan grup;
- jumlah gol memasukkan terbesar pada seluruh pertandingan babak penyisihan grup;
Jika terdapat dua atau lebih berimbang pada kriteria di atas, peringkat mereka ditentukan sebagai berikut:
- poin terbesar dalam pertandingan babak penyisihan grup antara tim-tim terkait;
- selisih gol terbesar dalam pertandingan babak penyisihan grup antara tim-tim terkait;
- jumlah gol memasukkan terbesar dalam pertandingan babak penyisihan grup antara tim-tim terkait;
- pengundian oleh Komite Organisasi FIFA.
Semua
waktu pertandingan di bawah ini dalam Waktu resmi Brasília (UTC−3).
Sepuluh dari dua belas stadion tempat pertandingan berada dalam zona
waktu tersebut, kecuali dua stadion di Cuiabá danManaus berada dalam Waktu Amazon (UTC−4). Oleh
karena itu, untuk pertandingan yang diselenggarakan pada dua tempat
waktu kickoff lokal akan menjadi satu jam lebih awal dari waktu yang
tercantum di bawah ini.
Kunci untuk warna dalam tabel grup
| |
|---|---|
Tim yang maju ke babak 16 besar
| |
Grup A
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
12 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 1
|
Arena Corinthians, São Paulo
| ||
13 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 2
|
Estádio das Dunas, Natal
| ||
17 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 17
|
Estádio Castelão, Fortaleza
| ||
18 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 18
|
Arena Amazônia, Manaus
| ||
23 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 33
|
Estádio Nacional, Brasília
| ||
23 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 34
|
Arena Pernambuco, Recife
| ||
Grup B
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
13 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 3
|
Arena Fonte Nova, Salvador
| ||
13 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 4
|
Arena Pantanal, Cuiabá
| ||
18 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 20
|
Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
| ||
18 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Spanyol
|
Pertandingan 19
|
Estádio Beira-Rio, Porto Alegre
| |
23 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 35
|
Arena da Baixada, Curitiba
| ||
23 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Belanda
|
Pertandingan 36
|
Arena Corinthians, São Paulo
| |
Grup C
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
14 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Kolombia
|
Pertandingan 5
|
Estádio Mineirão, Belo Horizonte
| |
14 Juni 2014
22.00 UTC-3
| |||
Pantai Gading
|
Pertandingan 6
|
Arena Pernambuco, Recife
| |
19 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Kolombia
|
Pertandingan 21
|
Estádio Nacional, Brasília
| |
19 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Jepang
|
Pertandingan 22
|
Estádio das Dunas, Natal
| |
24 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Jepang
|
Pertandingan 37
|
Arena Pantanal, Cuiabá
| |
24 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Yunani
|
Pertandingan 38
|
Estádio Castelão, Fortaleza
| |
Grup D
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
14 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Uruguay
|
Pertandingan 7
|
Estádio Castelão, Fortaleza
| |
14 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Inggris
|
Pertandingan 8
|
Arena Amazônia, Manaus
| |
19 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Uruguay
|
Pertandingan 23
|
Arena Corinthians, São Paulo
| |
20 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Italia
|
Pertandingan 24
|
Arena Pernambuco, Recife
| |
24 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Italia
|
Pertandingan 39
|
Estádio das Dunas, Natal
| |
24 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Kosta Rika
|
Pertandingan 40
|
Estádio Mineirão, Belo Horizonte
| |
Grup E
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
15 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Swiss
|
Pertandingan 9
|
Estádio Nacional, Brasília
| |
15 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Perancis
|
Pertandingan 10
|
Estádio Beira-Rio, Porto Alegre
| |
20 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Swiss
|
Pertandingan 25
|
Arena Fonte Nova, Salvador
| |
20 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Honduras
|
Pertandingan 26
|
Arena da Baixada, Curitiba
| |
25 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Honduras
|
Pertandingan 41
|
Arena Amazônia, Manaus
| |
25 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Ekuador
|
Pertandingan 42
|
Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
| |
Grup F
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
15 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Argentina
|
Pertandingan 11
|
Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
| |
16 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Iran
|
Pertandingan 12
|
Arena da Baixada, Curitiba
| |
21 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Argentina
|
Pertandingan 27
|
Estádio Mineirão, Belo Horizonte
| |
21 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Nigeria
|
Pertandingan 28
|
Arena Pantanal, Cuiabá
| |
25 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Nigeria
|
Pertandingan 43
|
Estádio Beira-Rio, Porto Alegre
| |
25 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Bosnia dan Herzegovina
|
Pertandingan 44
|
Arena Fonte Nova, Salvador
| |
Grup G
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
16 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 13
|
Arena Fonte Nova, Salvador
| ||
16 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 14
|
Estádio das Dunas, Natal
| ||
21 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 29
|
Estádio Castelão, Fortaleza
| ||
22 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 30
|
Arena Amazônia, Manaus
| ||
26 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 45
|
Arena Pernambuco, Recife
| ||
26 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 46
|
Estádio Nacional, Brasília
| ||
Grup H
Tim
|
Main
|
M
|
S
|
K
|
MG
|
KG
|
SG
|
Poin
|
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
| |
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
17 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 15
|
Estádio Mineirão, Belo Horizonte
| ||
17 Juni 2014
19.00 UTC-3
| |||
Rusia
|
Pertandingan 16
|
Arena Pantanal, Cuiabá
| |
22 Juni 2014
13.00 UTC-3
| |||
Belgia
|
Pertandingan 31
|
Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
| |
22 Juni 2014
16.00 UTC-3
| |||
Korea Selatan
|
Pertandingan 32
|
Estádio Beira-Rio, Porto Alegre
| |
26 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Korea Selatan
|
Pertandingan 47
|
Arena Corinthians, São Paulo
| |
26 Juni 2014
17.00 UTC-3
| |||
Pertandingan 48
|
Arena da Baixada, Curitiba
| ||
Babak sistem gugur
Pada tahap sistem gugur, jika dalam pertandingan hasil masih imbang dalam waktu bermain normal, perpanjangan waktu akan dimainkan (dua babak masing-masing 15 menit). Jika memang diperlukan, tendangan dari titik penalti adalah cara terakhir untuk menentukan pemenang.
Babak 16 besar
|
Perempat final
|
Semifinal
|
Final
| |||||||||||
28 Juni – Belo Horizonte
| ||||||||||||||
Pemenang Grup A
| ||||||||||||||
4 Juli – Fortaleza
| ||||||||||||||
Juara Kedua Grup B
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 49
| ||||||||||||||
28 Juni – Rio de Janeiro
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 50
| ||||||||||||||
Pemenang Grup C
| ||||||||||||||
8 Juli – Belo Horizonte
| ||||||||||||||
Juara Kedua Grup D
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 57
| ||||||||||||||
30 Juni – Brasília
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 58
| ||||||||||||||
Pemenang Grup E
| ||||||||||||||
4 Juli – Rio de Janeiro
| ||||||||||||||
Juara Kedua Grup F
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 53
| ||||||||||||||
30 Juni – Porto Alegre
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 54
| ||||||||||||||
Pemenang Grup G
| ||||||||||||||
13 Juli – Rio de Janeiro
| ||||||||||||||
Juara Kedua Grup H
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 61
| ||||||||||||||
29 Juni – Fortaleza
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 62
| ||||||||||||||
Pemenang Grup B
| ||||||||||||||
5 Juli – Salvador
| ||||||||||||||
Juara Kedua Grup A
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 51
| ||||||||||||||
29 Juni – Recife
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 52
| ||||||||||||||
Pemenang Grup D
| ||||||||||||||
9 Juli – São Paulo
| ||||||||||||||
Juara Kedua Grup C
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 59
| ||||||||||||||
1 Juli – São Paulo
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 60
|
Perebutan tempat ketiga
| |||||||||||||
Pemenang Grup F
| ||||||||||||||
5 Juli – Brasília
|
12 Juli – Brasília
| |||||||||||||
Juara Kedua Grup E
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 55
|
Kalah Pertandingan 61
| |||||||||||||
1 Juli – Salvador
| ||||||||||||||
Pemenang Pertandingan 56
|
Kalah Pertandingan 62
| |||||||||||||
Pemenang Grup H
| ||||||||||||||
Juara Kedua Grup G
| ||||||||||||||
Babak 16 besar
28 Juni 2014
13:00
| |||
Pemenang Grup A
|
Pertandingan 49
|
Juara Kedua Grup B
|
Estádio Mineirão, Belo Horizonte
|
28 Juni 2014
17:00
| |||
Pemenang Grup C
|
Pertandingan 50
|
Juara Kedua Grup D
|
Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
|
29 Juni 2014
13:00
| |||
Pemenang Grup B
|
Pertandingan 51
|
Juara Kedua Grup A
|
Estádio Castelão, Fortaleza
|
29 Juni 2014
17:00
| |||
Pemenang Grup D
|
Pertandingan 52
|
Juara Kedua Grup C
|
Arena Pernambuco, Recife
|
30 Juni 2014
13:00
| |||
Pemenang Grup E
|
Pertandingan 53
|
Juara Kedua Grup F
|
Estádio Nacional Mané Garrincha, Brasília
|
30 Juni 2014
17:00
| |||
Pemenang Grup G
|
Pertandingan 54
|
Juara Kedua Grup H
|
Estádio Beira-Rio, Porto Alegre
|
1 Juli 2014
13:00
| |||
Pemenang Grup F
|
Pertandingan 55
|
Juara Kedua Grup E
|
Arena de São Paulo, São Paulo
|
1 Juli 2014
17:00
| |||
Pemenang Grup H
|
Pertandingan 56
|
Juara Kedua Grup G
|
Arena Fonte Nova, Salvador
|
Perempat final
4 Juli 2014
13:00
| |||
Pemenang Pertandingan 53
|
Pertandingan 58
|
Pemenang Pertandingan 54
|
Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
|
4 Juli 2014
17:00
| |||
Pemenang Pertandingan 49
|
Pertandingan 57
|
Pemenang Pertandingan 50
|
Estádio Castelão, Fortaleza
|
5 Juli 2014
13:00
| |||
Pemenang Pertandingan 55
|
Pertandingan 60
|
Pemenang Pertandingan 56
|
Estádio Nacional Mané Garrincha, Brasília
|
5 Juli 2014
17:00
| |||
Pemenang Pertandingan 51
|
Pertandingan 59
|
Pemenang Pertandingan 52
|
Arena Fonte Nova, Salvador
|
Semi final
8 Juli 2014
17:00
| |||
Pemenang Pertandingan 57
|
Pertandingan 61
|
Pemenang Pertandingan 58
|
Estádio Mineirão, Belo Horizonte
|
9 Juli 2014
17:00
| |||
Pemenang Pertandingan 59
|
Pertandingan 62
|
Pemenang Pertandingan 60
|
Arena de São Paulo, São Paulo
|
Pertandingan tempat ketiga
12 Juli 2014
17:00
| |||
Kalah Pertandingan 61
|
Pertandingan 63
|
Kalah Pertandingan 62
|
Estádio Nacional Mané Garrincha, Brasília
|
Final
13 Juli 2014
16:00
| |||
Pemenang Pertandingan 61
|
Pertandingan 64
|
Pemenang Pertandingan 62
|
Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
|
Pemasaran
Poster, slogan dan musik
Logo untuk turnamen resmi berjudul "Inspiration", dan diciptakan oleh agen Brasil Africa. Desain
ini didasarkan pada gambar tiga tangan yang meraih kemenangan
bersama-sama mengangkat trofi Piala Dunia. Pewarnaan kuning dan hijau
disini dimaksudkan untuk mewakili Brasil yang menyambut hangat dunia di
negara mereka. Logo ini diresmikan pada acara yang diadakan pada Piala Dunia 2010 di Johannesburg. Desain ini dipilih dari 25 kiriman logo dari beberapa agen Brasil yang diundang untuk menyerahkan sebuah desain. Desainer grafis asal Brasil bernama Alexandre Wollner telah mengkritik desain tersebut, mengatakan bahwa desain itu menyerupai tangan yang menutupi wajah karena malu, serta melalui beberapa proses pemilihan, dengan juri desainer grafis profesional.
FIFA juga membuat sebuah poster resmi yang diresmikan pada Januari 2013 dan dirancang oleh agensi kreatif Brasil Crama. Slogan resmi berjudul"All in One Rhythm" (Portugis: "Juntos num só ritmo").
Sebuah lagu resmi juga telah dibuatkan untuk setiap Final Piala Dunia sejak tahun 1962. Untuk Final turnamen 2014, Sony yang
menjadi sponsor pada turnamen tersebut telah meluncurkan sebuah kontes
musik global berjudul kontes 'SuperSong'. Kontes ini diadakan untuk
memilih lagu resmi pada saat kompetisi. Kontes
ini memungkinkan setiap orang untuk mengirimkan lagu ciptaan mereka
melalui sebuah situs, kemudian para pemenang akan dipilih pada bulan
Februari 2014. Lagu ini nantinya akan direkam dan dinyanyikan kembali
oleh penyanyi profesional bernama Ricky Martin.
Selain membuat lagu, turnamen ini juga mengenalkan sebuah instrumen resmi bernama: caxirola, instrumen perkusi yang diciptakan oleh musisi Brasil Carlinhos Brown. Perkusi tersebut dirancang untuk menciptakan suara yang lebih lembut dibandingkan dengan suara vuvuzela yang
dikenal selama Piala Dunia 2010. Namun, karena masalah keamanan, FIFA
kemudian mengumumkan bahwa caxirola tidak boleh dimainkan di dalam
stadion.
Permainan video
Seperti pendahulunya turnamen 2010, EA Sports akan menerbitkan permainan video kompetisi resmi, berjudul Piala Dunia FIFA 2014 Brasil. Permainan video ini diharapkan akan dirilis pada April 2014.
Maskot
tatu-bola, sebuah armadillo yang
melindungi dirinya dari predator dengan cara menggulung menyerupai
bola, dipilih sebagai maskot resmi oleh FIFA di acara yang
diselenggarakan oleh panitia lokal pada September 2012. Maskot
tersebut dipilih dari 47 desain yang dibuat oleh enam agen Brasil
setelah riset pasar yang menunjukkan daya tariknya kepada target
penonton utama anak-anak berusia 5-12 tahun.
Maskot yang saat itu tidak memiliki nama pertama kali dikenalkan kepada publik pada saat segmen berita acara Brasil Fantástico. Pemungutan suara secara online dilakukan guna untuk menentukan nama dari tiga calon nama yang disediakan, dengan nama pemenang yang diumumkan pada 25 November 2012: 1.7 juta orang (sekitar 48 persen) memilih Fuleco, diikuti Zuzeco (31 persen) dan Amijubi (21 persen).
"Fuleco" merupakan portmanteau dari kata "Futebol" ("Football") dan "Ecologia" ("Ecology") (Selain itu, julukan yang diakhiri dengan kata -eco sangat populer di Brasil). Dua nama yang tidak terpilih adalah Amijubi ("Amizade" ("Friendship") dan "Júbilo" ("Joy")) serta Zuzeco ("Azul" ("blue") dan "Ecologia" ("Ecology")).
Bola
Bola resmi Piala Dunia 2014 adalah Adidas Brazuca. Nama itu dipilih oleh pemungutan suara yang memperoleh lebih dari 1 juta suara dari penggemar sepak bola di Brasil; "Brazuca" menerima lebih dari 70 persen jumlah suara. Adidas, pemasok bola resmi pertandingan Piala Dunia FIFA sejak 1970, mendapatkan inspirasi dari unsur budaya Brasil, dua bola lainnya yang dipilih adalah Bossa Nova dan Carnavalesca.
Sponsor
Para sponsor Piala Dunia 2014 dibagi menjadi tiga kategori: Mitra Fifa, Sponsor FIFA World Cup™ dan Suporter Nasional.
Mitra Fifa
|
Sponsor FIFA World Cup™
|
Suporter Nasional
| ||
|---|---|---|---|---|
|
Persiapan
Pada
bulan Januari 2010 Pemerintah federal Brasil memperkirakan pementasan
turnamen akan memerlukan investasi pendanaan sebesar $11 milyar. Disamping itu pemerintah juga mengumumkan keringanan pajak untuk pembangunan dan perbaikan stadion untuk Piala Dunia 2014 dan kota tuan rumah akan dibebaskan dari PPN.
Sarana dan prasarana
Bandara di Brasil telah diidentifikasi sebagai "masalah besar" oleh panitia turnamen. Diperkirakan 600.000 orang akan melakukan perjalanan dengan pesawat menuju turnamen.
Legislasi dibuat untuk memungkinkan pengelola bandar udara negara Infraero mempercepat pekerjaan mereka. Namun, penelitian oleh pemerintah Brasil pada tahun 2011 memperkirakan bahwa 10 dari 13 terminal yang direnovasi tidak mungkin akan selesai pada waktunya saat turnamen. Presiden Brasil Dilma Rousseff menyatakan
bahwa pemerintah akan membuat "campur tangan yang kuat" untuk
memastikan bandar udara benar benar siap digunakan, termasuk membuka
mereka untuk investasi swasta. Sampai saat ini, pengelolaan tiga bandar udara telah diserahkan kepada sektor swasta (menghasilkan $10.8 milyar), dengan dua lelang selanjutnya yang direncanakan sebelum akhir tahun 2013.
Proyek-proyek infrastruktur besar tambahan telah berlangsung di seluruh negeri pada sistem di jalan dan kereta listrik serta jalur BRT yang akan menghubungkan bandara ke pusat-pusat kota dan stadion. Lebih dari 4.300 km jalan raya perlu dikerjakan. Laporan media menduga bahwa beberapa jaringan transportasi tersebut tidak akan selesai pada waktunya saat turnamen. Lebih dari $5 milyar juga sedang diinvestasikan untuk membangun hotel baru yang dipersiapkan untuk final Piala Dunia maupun Olimpiade Musim Panas 2016 yang akan digelar di Rio de Janeiro.
Dilaporkan
13 dari 50 pengerjaan awal infrastruktur yang direncanakan sebelumnya,
telah diumumkan oleh kementerian olahraga Brasil pada tahun 2010 untuk
dibatalkan. Proyek-proyek baru kemudian dibuat dengan skala yang lebih kecil. Mantan pemain sepak bola Brasil Romário, yang sekarang menjadi seorang tokoh politik, mengkritik persiapan negaranya, namun dia juga mengatakan bahwa "Persyaratan FIFA terlalu berlebihan".
Keamanan
Pemerintah
Brazil telah berjanji $900 juta akan diinvestasikan untuk pasukan
keamanan dan akan menjadikan turnamen sebagai "salah satu peristiwa
olahraga paling dilindungi dalam sejarah". Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke berjanji "ini akan menjadi tingkat keamanan tertinggi yang pernah Anda bayangkan" dan akan beroperasi selama kompetisi. Dia
berencana untuk memiliki satu polisi untuk setiap 50 orang yang
menghadiri pertandingan, dan satu untuk setiap 80 orang yang melihat di
acara-acara masyarakat di seluruh negeri.
Investasi keamanan seperti sistem pengenalan wajah dan robot keamanan tak berawak yang telah dibuat. Sebuah
rencana keamanan terintegrasi telah dikembangkan yang bertujuan untuk
memperoleh informasi dari sumber-sumber tentang teroris, pembuat onar
dan rusuh.
Masalah keamanan untuk turnamen telah meningkat sejak aksi unjuk rasa dalam skala besar yang terjadi selama pementasan Brasil pada Piala Konfederasi FIFA 2013 dengan gangguan yang juga terjadi di luar stadion. Para
pengunjuk rasa menyebutkan jumlah uang publik yang diinvestasikan oleh
pemerintah Brazil, dalam rangka penyelenggaraan Piala Dunia yang telah
merugikan layanan sosial bagi penduduknya.
Tiket
FIFA memperkirakan total 3.334.524 tiket untuk turnamen. Sebagian
besar tiket ini didistribusikan ke kelompok-kelompok seperti afiliasi
komersial, pelanggan perhotelan, pemegang hak media dan VIP. Sekitar 1,1 juta akan dijual kepada masyarakat umum (400.000 untuk penduduk Brasil, dan 700.000 untuk luar negeri dan Brasil).
Penjualan
tiket untuk masyarakat umum telah dibagi menjadi tiga tahap dan
ditangani melalui situs FIFA dan lokasi ditujukan di setiap kota tuan
rumah. Ada empat kategori tiket, kategori ke-4 tiket hanya tersedia untuk penduduk Brasil. Diskon tiket hanya diberikan kepada penduduk Brasil yang berusia di atas 60, mahasiswa dan mereka yang menerima Bolsa Família (tunjangan keluarga). Tersedia untuk sedikit-dikitnya 30 real brasil (sekitar
US $12,50), sedangkan tiket paling mahal dari kompetisi dijual umum
adalah Kategori 1, kursi untuk final yang dijual eceran sebesar US$ 990. Selain
tiket personal, "tiket khusus" yang memberikan akses ke semua
pertandingan yang digelar di kota tuan rumah (selama penyisihan grup dan
babak 16), dan "seri tiket tim", yang memberikan akses ke semua
pertandingan tim yang dipilih selama turnamen, juga telah tersedia.
Tiket mulai dijual pada 20 Agustus 2013 dengan permintaan 2,3 juta tiket yang dijual selama 24 jam pertama. Pada akhir tahap penjualan pertama ini pada Oktober 2013, lebih dari enam juta permintaan telah diterima oleh masyarakat umum. Jika ada permintaan yang melebihi jumlah pasokan, FIFA menggelar
pengundian acak untuk mengalokasikan tiket dengan total 889.305 tiket
telah dialokasikan: 71.5% tiket dijual kepada warga Brasil dengan jumlah
tertinggi dari penjualan di luar negeri maupun di Amerika Serikat. Sebanyak
220.000 tiket yang diterbitkan dengan semboyan "pertama datang, pertama
dilayani" terjual habis dalam waktu tujuh jam pada November 2013. Tahap
kedua dari penjualan tiket beroprasi sampai dimulainya pengundian
terakhir pada Desember 2013, yang menghasilkan hampir 1,2 juta
permintaan tiket dalam 24 jam pertama.
Media
Penyiaran
Hak
penyiaran meliputi televisi, radio, internet dan layanan seluler untuk
turnamen dijual ke perusahaan media di wilayah masing-masing baik secara
langsung ataupun tidak langsung oleh FIFA, atau melalui perusahaan
berlisensi atau organisasi seperti European Broadcasting Union, Organización de Televisión Iberoamericana, Media Konten International, Dentsu dan RS International Broadcasting & Manajemen Olahraga. Penjualan hak-hak ini menyumbang sekitar 60% dari pendapatan FIFA dari pementasan Piala Dunia. Untuk keempat kalinya Final Piala Dunia FIFA berturut-turut, segala jenis liputan akan disediakan oleh HBS (Host Broadcast Services), dalam kemitraan dengan Sony sebagai pemasok peralatan produksi. Pusat Siaran Internasional akan terletak pada Riocentro di Rio de Janeiro.
Pusat Penyiaran Internasional untuk permainan ini akan berlokasi di kompleks pameran Riocentro di Barra da Tijuca lingkungan Rio de Janeiro.
FIFA Fan Fest
Karena keberhasilan besar dari edisi 2010, FIFA mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan FIFA Fan Fest di setiap 12 kota tuan rumah Brasil. Contoh menonjol adalah Pantai Copacabana di Rio de Janeiro, yang sudah mengadakan Fan Fest di tahun 2010, São Paulo Vale do Anhangabaú dan Brasília Esplanada dos Ministérios, bersama dengan Kongres di belakang.
Lokasi
Tempat menurut kota Brasil:
- Rio de Janeiro – Praia de Copacabana (Pantai Copacabana)
- Sao Paulo – Vale do Anhangabaú
- Brasília – Esplanada dos Ministérios
- Belo Horizonte – Praça da Estação (Stasiun Square)
- Cuiabá – Parque de Exposições (Taman Pameran)
- Curitiba – Parque Barigui (Taman Barigui)
- Fortaleza – Praia de Iracema (Pantai Iracema)
- Manaus – Memorial Encontro das Águas
- Natal – Praia do Forte
- Porto Alegre – Praça Glênio Peres
- Recife – Marco Zero
- Salvador – Praia do Jardim de Alah
Perkembangan
Pemerintah federal Brazil telah
mengalokasikan R$3 milyar (€1.8 milyar, £1.1 milyar) untuk investasi
dalam pekerjaan yang berkaitan dengan Piala Dunia 2014, dan berencana
untuk mengeluarkan paket pekerjaan, berjudul Piala Dunia FIFA PAC (singkatan bahasa portugis untuk Program Percepatan Perkembangan). Menurut menteri kota Brasil, Márcio Fortes,
sebagian besar dana harus digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan
dengan turnamen itu sendiri, namun perkiraan total dana tersebut hanya
akan ditentukan setelah pertemuan dengan perwakilan kota yang akan
menjadi tuan rumah pertandingan.
"Ini
hanya jumlah awal. Kami belum menetapkan jumlah angka sebenarnya.
R$3 milyar ini memungkinkan kita untuk mengambil langkah pertama. Nilai
total proyek belum diketahui. Kami akan berbicara dengan walikota," kata
menteri. Dana tersebut akan dipasok oleh pro-Transporte, program pembiayaan yang didanai oleh Severance Pay Indemnity Fund (FGTS) regulasi yang disahkan tahun lalu oleh Dewan dana dari para Kurator.
Menurut
Fortes, beberapa dewan kota telah menghubungi kementerian dan mereka
tertarik untuk bekerja sama dalam melaksanakan pekerjaan infrastruktur
untuk Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Brasil. Menurut menteri,
Faktor lain yang harus dianalisis oleh Departemen Kota adalah kegunaan
dan keberlanjutan investasi setelah kompetisi berakhir.
Fortes menyatakan bahwa peristiwa ini akan bekerjasama dengan dewan kota dan pemerintah negara, serta beberapa kemitraan dengan sektor
swasta. Menteri juga menginformasikan bahwa persiapan untuk Piala Dunia
sudah termasuk pembiayaan untuk memperbaharui jalur armada bus di
seluruh negeri. Pembiayaan jalur ini akan disediakan oleh Brazilian Federal Savings Bank dengan total dana R$1 milyar (€600 juta, £375 juta).
Untuk mendukung perkembangan olahraga di seluruh benua menjelang Piala Dunia, FIFA sebagai bagian dari program "Win in CONMEBOL with CONMEBOL (Menang di CONMEBOL dengan CONMEBOL)",
telah berinvestasi dalam membangun lapangan sepak bola buatan di
masing-masing negara dalam konfederasi. Rumput lapangan sepak bola di
Brasil terletak di pusat pelatihan nasional CBF di Rio de Janeiro dan
dibangun oleh Produser FIFA sebagai sarana sepak bola.
Proyek Maracanã
Stadion Maracanã, di kota Rio de Janeiro, telah dipilih untuk pertandingan final Piala
Dunia FIFA 2014. Maracanã diresmikan di Piala Dunia 1950. Untuk Piala
Dunia 2014, stadion ini akan direnovasi ulang. Proyek ini juga meliputi
pembangunan gedung parkir, di atas jalur Supervia dan kereta bawah
tanah, dengan total 3.500 tempat parkir. Biaya pembangunan ulang ini
diperkirakan mencapai R$460 juta. Menurut studi Sinaenco, terdapat
kebutuhan untuk meningkatkan visibilitas penonton di beberapa baris
pertama di belakang kabin Maracanã, desain ulang fasilitas untuk penyandang cacat, dan memberikan pembaruan untuk kesehatan umum.
Proyek ini mungkin juga melakukan pemugaran untuk Quinta da Boa Vista dan Museum of São Cristóvão, selain pembangunan kembali dan revitalisasi lingkungan seperti Tijuca. Stadion Engenhão, diselesaikan untuk Pan American Games 2007, memiliki kapasitas 45.000 orang dan akan berfungsi sebagai tempat pelatihan bagi Piala Dunia.
Investasi
sebesar R$5 milyar diperlukan untuk memenuhi persyaratan yang dihadapi
Rio de Janeiro di turnamen final dan pertandingan lainnya, meliputi tiga
hal: logistik (jalan, kereta api, pelabuhan, saluran air dan bandar
udara), daya (pembangkit dan transmisi tenaga listrik, minyak bumi, gas
alam dan energi pengganti) dan lingkungan sosial dan perkotaan (lampu,
kebersihan, perumahan, kereta bawah tanah dan sumber daya air). Dalam
kaitannya dengan Rio de Janeiro Metro, Kementrian Transportasi telah
menggelar sidang masyarakat terkait dengan perluasan jalur. Panjang
jalur untuk proyek baru 135 km (84 mil), dan harus melintasi Zona
Selatan kota, membawa sekitar 200.000 penumpang setiap hari di antara enam stasiun metro.
Proyek Corinthians
Stadion Corinthians, di kota São Paulo, telah dipilih untuk upacara pembukaan. São Paulo mendapatkan
kesempatan untuk pementasan upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2014
setelah FIFA menerima jaminan bahwa SC Stadion baru Corinthians Paulista akan selesai pada waktunya untuk turnamen. Stadion yang dibangun oleh Odebrecht SA ini, menelan biaya R$800 juta (US$522 juta), menurut mantan Presiden Corinthians, Andres Sanchez. BNDES, bank pembangunan nasional, menjanjikan R$400 juta dan kota São Paulo akan menyediakan dana senilai R$400 juta.
Pada pernyataan di situs Corinthians, Ricardo
Teixeira, presiden panitia lokal Piala Dunia dan Konfederasi Sepak Bola
Brasil, mengatakan: "Persetujuan ini adalah hasil dari upaya pemerintah São Paulo, khususnya Gubernur Geraldo Alckmin dan Walikota Gilberto Kassab." Persetujuan
proyek FIFA untuk membangun rumah baru klub sepak bola terbesar di
Brasil berdasarkan pendapatan, yang awalnya memiliki perkiraan biaya of
US$1.2 milyar, ternyata lebih dibutuhkan São Paulo untuk menjadi tuan
rumah pertandingan Piala Dunia.
Pada
bulan Juni 2011, dalam sebuah wawancara menteri olahraga Orlando Silva
mengatakan bahwa pemerintah federal akan memberitahu penyelenggara
turnamen FIFA di São Paulo, Salvador, Belo Horizonte dan Brasília yang berhak untuk menggelar upacara pembukaan. FIFA mengumumkan tempat pelaksanaan pada bulan Oktober. Sebagian
besar dana untuk pembangunan ulang di bandar udara, stadion, pelabuhan
dan transportasi perkotaan diberikan oleh pemerintah sebelum Piala Dunia
dimulai.